Berdoa dalam Roh dan Kebenaran (Bagian 2)

Berdoa dengan sadar bahwa Jesus ada di sisimu


Temanku yang terkasih, beda sekali rasanya kalau kamu sadar bahwa kamu tidak sendirian waktu kamu berdoa. Ketika kamu berdoa dan berpikir bahwa Jesus ada di sini, kamu tidak akan bisa mengacuhkan Dia dan jalan-jalan dengan pikiranmu ke tempat lain.


Tinggalkanlah mentalitas berpikir Tuhan Yesus jauh darimu. Tetapi berdoalah, pikirkan, sadari dan katakan "Tuhan Yesus, Engkau ada di sini bersamaku. Apa yang Kau kenakan hari ini, Tuhan? Aku benar-benar ingin tau seperti apa kelihatan-Mu hari ini! Aku ingin melihat-Mu dalam keagungan-Mu yang megah."


Katakan seperti itu dan bercakap-cakaplah dengan Dia. Mungkin ini kelihatan kekanak-kanakkan, tapi ini akan membuat perbedaan dalam kehidupan doamu! Andaikan kita, orang percaya, tahu betapa banyaknya yang kita bisa capai kalau kita tetap berfokus pada Dia sepanjang waktu kita berdoa!


Berdoa dalam kesepakatan dan kesatuan


Hal ini berbicara tentang doa pribadi, bukan doa bersama. Ketika kamu sendirian di dalam kamarmu, di tempat doamu. Tetapi bagaimana saya bisa bersepakat dan bersatu dalam doa pribadi? Pertanyaan bagus.


Temanku, hal ini berkaitan dengan pikiranmu, jiwamu, hatimu, tubuhmu, dan rohmu. Jadikanlah dirimu satu. Bawalah pikiran-pikiranmu, hatimu, jiwamu, dan segala sesuatu di dalam dirimu menjadi satu.


Janganlah berbuat kesalahan dalam pikiranmu ketika kamu berdoa dengan memikirkan hal-hal yang berbeda dengan apa yang sedang kamu katakan dalam doamu. "Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia." (Matius 15:8-9)


Ketika kamu belajar untuk mendisiplinkan dirimu dan membawa pikiran-pikiranmu untuk sepakat dengan Firman Tuhan, doamu, jiwamu, hatimu dan rohmu akan naik ke level yang lebih tinggi!


Mendekat kepada Tuhan


Dengarkanlah doamu. Bagaimana caranya berhenti membuat kesalahan dalam doa? Pastikan apa yang kamu doakan dengan mulutmu, pikiranmu, jiwamu dan hatimu adalah sama.


Mendekatlah dengan hatimu kepada Tuhan. Kalau kamu tidak bisa, amati dan lihat kemana pikiranmu melayang kalau kamu berdoa. Apa pikiranmu pindah ke mall, supermarket, sekolah atau kantor? Kalau begitu, kamu perlu menenangkan diri dan membuat prioritas. Katakan "Tuhan, Engkau adalah hartaku. Ini waktu berdoa. Aku berikan diriku seutuhnya kepada-Mu."


Pikiran-pikiranmu berbuat kesalahan karena ada harta yang lain! Buanglah semua berhala, buang semua harta yang lain, dan buatlah Tuhan sebagai hartamu satu-satunya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada (Matius 6:21). Kadang-kadang mungkin kamu perlu untuk berdoa perang dengan dirimu sendiri, yaitu dengan melepaskan dirimu dari apapun yang mengalihkan pikiran atau harta palsu.


Renungkanlah Firman Tuhan selalu dan ketika sedang berdoa. Ini akan membawamu lebih dekat kepada Tuhan karena Dia adalah Firman. Ketika kamu merenungkan Firman-Nya, kamu sedang mendekat kepada-Nya. Mendekatlah temanku, dengan hati yang tulus, telah bertobat dari dosa-dosamu dan telah dibasuh dengan darah Anak Domba Allah.


Ingat, Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya (Mazmur 34:18). Tujuan dari ujian dan pencobaan adalah untuk membawa kita lebih dekat kepada Yesus. Itu sebabnya Tuhan mengizinkannya.


Bagikanlah artikel ini dengan semua orang di manapun. Iblis akan ada dalam masalah besar kalau kita, prajurit-prajurit doa, benar-benar tahu bagaimana caranya berdoa dalam roh dan kebenaran.


Tuhan memberkatimu berlimpah-limpah.

7 tampilan
Blazing Holy Fire Indonesia

Hubungi Kami

©2023 by Blazing Holy Fire Indonesia. 

  • Blazing Holy Fire Youtube
  • Blazing Holy Fire Indonesia Facebook