Di Bawa ke Surga & Penglihatan Akhir Zaman

Di Bawa Ke Surga


Itu adalah Senin malam dan orang tua saya dan saya, kami datang ke gereja untuk doa malam. Saya sangat kecewa akhir-akhir ini karena di mana-mana saya melihat begitu banyak jiwa yang hilang dan begitu banyak kejahatan di dunia. Saya tidak percaya begitu banyak "orang Kristen" yang berada di jalanan yang menuju ke neraka, saya hancur hati. Tetapi, saya tahu bahwa semakin saya datang ke gereja dan berdoa, semakin Tuhan akan menumbuhkan saya. Saya tahu jika saya setia, Dia akan mendorong saya. Jadi, untuk setengah jam doa pertama yang saya lakukan, saya berdoa dengan semua yang saya miliki. Saya mencurahkan hati saya yang hancur di hadapan Tuhan; Saya meletakkan semuanya di kaki Yesus, dan memintanya untuk mengambil semuanya. Saya meminta Tuhan untuk memberi saya kekuatan. Saya memohon padanya untuk memberi saya ketajaman untuk bisa menilai/membedakan roh, sehingga saya tidak akan tertipu. Saya telah diberitahu, berulang kali oleh begitu banyak orang untuk menjaga karunia karunia roh yang telah di berikan kepada saya dan tidak tertipu. Setan berusaha untuk menggunakan peringatan yang penuh kasih itu terhadap saya, dia berusaha untuk menciptakannya sehingga saya meragukan apa yang Tuhan telah tunjukkan kepada saya, dan saya jatuh karenanya.


Ketika vision/penglihatan saya dimulai, saya merasa sedikit ragu, Saya melihat tangan yang ter-ulur kepada saya; itu sangat indah dan bercahaya. Saya begitu lumpuh karena rasa takut memiliki penglihatan yang salah sehingga saya terus berdoa dalam bahasa roh. Setelah sekitar sepuluh menit, ketika penglihatan itu tidak hilang atau berubah, saya meminta tanda kepada Tuhan. Saya bertanya apakah penglihatan itu dari-Nya, agar seseorang berkata "ikuti Dia". Segera setelah saya bertanya, doa semua orang meningkat dalam volume yang besar. Tiba-tiba terdengar suara; itu lembut, tapi kuat, dan sangat kaya/sempurna. memiliki begitu banyak kedalaman dan nada dan suara itu berkata "Ikutlah Aku". Tidak ada keraguan dalam pikiran saya setelah itu. setan mungkin adalah raja dusta, tetapi ia tidak mampu memberikan kedamaian dan ketenangan yang menakjubkan yang Yesus bawa. Dia tidak bisa menyamar sebagai keindahan Kristus yang luas dan sejati, yang berada di luar jangkauan pemahaman manusia.


Setelah saya mendengar itu, saya mengulurkan tangan saya dan mengambil tangan Yesus. Sejauh ini ia indah sekali; Dia sangat menakjubkan, dan sangat mengagumkan. Yang terpenting, Dia memancarkan cahaya yang tidak masuk akal. Dia sangat tinggi, dan agung. Bahunya lebar, dan rambutnya panjang tapi hanya sampai bahu. Jubahnya terbuat dari kain yang paling luar biasa; itu lebih halus dari sutra. Dan itu dirancang sangat rumit, namun masih sangat simple dan sederhana. Begitu saya meraih tanganNya saya langsung dibawa ke Surga. Saya hanya akan berhenti dan berkata, Wow, ini luar biasa. Surga adalah tempat paling luar biasa; secara harfiah saya berhenti bernapas sejenak ( menahan napas karena kagum). Jalanan yang bersinar! Ketika orang mengatakan bahwa jalanan terbuat dari emas, hal itu bahkan tidak bisa melukiskannya; mereka berkilau dan berrcahaya. Mereka dipoles untuk kesempurnaan, dan mereka hanya berkedip, berkedip, dan berkilau dalam cahaya. Di kejauhan, ada pohon kolosal; itu terlihat sangat kuat, dan sangat indah. Ketika kami mulai berjalan menyusuri jalan-jalan emas, saya melihat rumah-rumah yang luar biasa ini. Mereka terbuat dari batu yang mempesona dan logam mulia. Mereka luar biasa! Sejauh ini mereka adalah struktur paling luar biasa yang pernah saya lihat, tidak ada yang dapat dibandingkan dengan yang ada di bumi.

Danau Air Mata


Dia kemudian membawaku ke danau air mata. Ini bukan hanya kolam kecil, itu sangat besar; dan itu meluas sampai ke kejauhan. Bahkan tidak menyerupai air; hampir seperti danau yang terbuat dari api. Namun, itu tidak mengeluarkan panas sama sekali dan tidak merah, kuning, atau oranye. Merkuri cair adalah zat duniawi terbaik yang menyerupainya; tetapi ini masih lebih seperti api perak yang berputar-putar, sangat indah. Saya menatap Yesus dan meskipun saya hanya melihat garis besar wajah-Nya, Anda tidak dapat memahami betapa indah dan agungnya Dia. Saya kemudian melihat ke bawah ke pasir, dan mengulurkan tangan untuk menyentuhnya. Itu adalah hal terlembut yang pernah saya rasakan. Itu lebih halus dari sutra, dan ketika itu mengalir melalui jari-jari saya, rasanya sangat ringan sehingga hampir terasa seperti udara. Saya melirik Yesus, dan Dia menunjuk ke arah danau dan pemandangan dari kehidupan saya muncul. Itu adalah bagian tersulit dalam hidup saya, saat-saat sulit, saat-saat kesedihan, saat-saat ketika saya merasa paling sendirian. Saat-saat ketika saya merasa putus asa, saat-saat ketika saya hampir menyerah, dan saat-saat ketika saya tidak tahu bagaimana saya akan melanjutkan. Ketika saya jauh dari kebahagiaan dan harapan; Dia menunjukkan kepada saya bagaimana setiap saat Dia ada di sana. Dia menunjukkan kepada saya bagaimana Dia campur tangan dan membantu saya. Dia menunjukkan kepada saya bagaimana Dia menjemput saya dan menggendong saya; betapa saya tidak pernah sendirian. Dia menunjukkan saat saat saya saya dekat dengan keputusasaan, dan bagaimana Dia hanya mendatangi saya dan memeluk saya. Bagaimana Dia melindungi saya dari banyak hal, bagaimana Dia menyelamatkan saya. Itu adalah hal yang paling menyentuh hati dan menakjubkan.


Anda Tidak Pernah Sendiri


Saya tidak pernah menyadari betapa banyak kehadiran Yesus dalam hidup saya. Saya telah merasa bahwa saya sedang menangis, jadi saya sentuh mata saya untuk menghapus air mata saya. Tetapi tidak ada air mata, mata saya benar-benar kering. Saya benar-benar bingung dan mulai melihat kepada Yesus, dan sebelum saya bertanya Dia bahkan sudah menjawab saya dengan berkata “ anak-Ku tidak ada air mata jatuh di Surga” Wow, hanya Wow hal itu sangat sulit untuk saya dapat mengerti. Bagaimana mungkin ada tempat di mana tidak ada air mata, tempat di mana tidak ada kesedihan? Tempat yang penuh dengan sukacita dan kebahagiaan, tempat yang penuh dengan damai yang sempurna?


Tiba-tiba kami tidak lagi di danau air mata, kami berada di ruang penyimpanan dengan ribuan rak yang penuh dengan vas yang di tumpuk. Saya telah melihat vas seperti ini sebelumnya dalam sebuah penglihatan; vas-vas ini berbentuk seperti tetesan air mata, dan terbuat dari kristal yang fantastis. Mereka berkilauan dan bersinar dengan warna pelangi, hampir seperti bintang-bintang. Semua dinding dilapisi dengan rak-rak berisi vas, dan mereka menjangkau ke langit sangat jauh tinggi keatas sehingga saya bahkan tidak bisa melihat atapnya.


Ketika saya memandang sekeliling dengan kagum, Tuhan berbicara, “Aku menunjukkan ini kepadamu sehingga engkau tahu bahwa engkau tidak pernah sendirian. Aku menciptakanmu, dan aku mencintaimu lebih dari yang pernah engkau ketahui. kamu adalah anak-Ku, dan seorang ayah tidak pernah meninggalkan anak-anaknya sendirian, begitu juga Aku. Setiap air mata dan tangisanmu, Aku menampungnya dan menyimpan selamanya. Aku tahu berapa banyak air mata yang pernah Anda tumpahkan; Aku tahu setiap halyang terjadi di hidupmu. Aku tahu setiap kali engkau patah hati, dan setiap engkau merasa sediha. Aku tahu jumlah detak jantung yang membuat engkau tetap hidup. Aku tahu berapa banyak engkau bernapas, Aku di sini bersamamu melewati semuanya. Aku tidak pernah meninggalkanmu sendirian, dan aku tidak akan pernah. Dunia akan menyakiti dan mengkhianatimu, seperti yang mereka lakukan pada-Ku, tetapi Aku tidak akan pernah menyakitimu. Jika kamu mengikuti Aku, Aku akan tinggal bersamamu sepanjang hari dalam hidupmu, karena Aku mengasihimu. Aku tahu segalanya, Aku selalu ada di sana; kamu tidak pernah sendirian."


Yesus membawa saya untuk melihat taman-taman surga. Mereka begitu agung dan penuh dengan kehidupan. Belum pernah saya melihat pertumbuhan tanaman yang subur, dan tidak pernah saya melihat hijau seperti itu. Warnanya begitu terang dan cerah, sulit untuk tidak hanya berlari dan berguling di rumput yang tebal dan lembut. Tetapi saya berdiri di sebelah Yesus, memegang tangan-Nya dan berjalan berdampingan dengan-Nya. Kami berjalan melalui ladang hijau yang bersemi, dan kami memasuki sebuah kebun yang penuh dengan pohon-pohon yang tidak dapat dipercaya yang mana sarat dengan buah-buahan yang luar biasa. Saya mengulurkan tangan untuk mencoba dan menyentuh buah itu, itu seperti buah persik, tetapi kemudian saya mendengar suara-Nya, “Tidak. Belum, ini belum saatnya Anda mengambil bagian dalam kesenangan Surga. "Kami terus berjalan sampai kami memasuki area padang rumput, dan saya melihat begitu banyak anak berlari, tertawa, dan bermain. Lalu kami memasuki awal hutan; dan saya melihat burung-burung dengan berbagai warna menyanyikan lagu-lagu yang termanis.


Saya melihat monyet-monyet berayun-ayun bermain di seluruh kanopi. Dan ketika kami berbalik, ada singa yang sangat besar, hanya duduk di sana. Tapi saya tidak takut sama sekali, jadi saya mengulurkan tangan dan menyentuh rambut dikepalanya yang lembut. Bahkan sepertinya tidak masalah, hampir menyukainya.

Tiba-tiba pemandangan berubah dan saya tidak lagi berdiri tepat di sebelah Yesus, saya pergi ke sisi samping menonton; Secara fisik saya berbaring telungkup pada saat ini, tetapi dalam penglihatan saya berdiri di samping. Saya berada di ruang tahta Tuhan, dan itu sangat fenomenal.


Tidak ada atap; Anda bisa melihat awan di langit, dan bintang-bintang bersinar masuk. Lantai ruang singgasana terbuat dari kristal yang luar biasa, dan berkilau dengan setiap warna indah, bayangkan itu luar biasa! Cahaya utama datang dari sosok Kristus yang duduk di atas takhta; yang sangat luarbiasa dalam ukuran dan keindahan. Dia sangat terang; Saya bahkan tidak bisa menggambarkan betapa cemerlang dan murni cahayanya. Itu adalah aula yang sangat besar dan luas. Tempat itu penuh dengan jiwa yang menyembah, memuji, dan sujud kepada Bapa Yahweh. Di kaki Yesus, di bawah tahtaNya, Anda dapat dapat melihat kebawah, anda dapat melihat neraka melalui lantai. Anda dapat melihat orang-orang jatuh ke dalam jurang maut dan orang-orang dihukum secara mengerikan di neraka. Orang-orang yang dekat dengan-Nya, tersungkur di depan kaki-Nya. Di belakang ada begitu banyak orang dan malaikat menari dalam sukacita yang murni.


Suara pujiannya terdengar sangat luar biasa; tidak seperti yang dapat Anda bayangkan. Itu sangat murni, dan sangat mengagumkan. Ada tujuh malaikat yang melapisi Aula besar membawa trompet yang indah. Para Malaikat ini tampak lebih besar dari kebanyakan Malaikat ini tampak lebih besar daripada kebanyakan, mereka memiliki kharakter yang tajam. Seluruh tempat itu begitu agung dan sempurna secara Ilahi.

Kemudian penglihatan saya berubah secara dramatis. Saya dibawa ke akhir zaman selama tiga setengah tahun terakhir dari masa kesusahan besar. Itu mengerikan! Orang-orang Percaya dan siapa pun yang menolak untuk mengambil tanda binatang itu dipenggal. Ada yang kepalanya dicincang, ada yang kepalanya dipotong oleh manusia lain, atau makhluk seperti iblis. Saya melihat bagaimana setelah orang itu dipenggal, mereka mengambil pisau tumpul, atau benda tumpul, dan mengukir tanda binatang itu ke dahi dan tangan orang mati. Kemudian mereka memakan daging orang mati, dan meminum darah mereka. Kemudian mereka menari di atas tulang-tulang dan merayakan, itu sangat menyedihkan. Mereka menginjak-injak tubuh-tubuh itu sehingga -tulangnya hancur menjadi debu.


Saya melihat bagaimana tidak ada air bersih di planet ini; begitu tercemar dengan mayat dan darah sehingga tidak bisa diminum. Jalan-jalan penuh dengan mayat dan bau kematian, darah, dan busuk. Udara begitu tercemar dengan bau busuk, asap, dan bahan kimia sehingga semua orang sakit dan sekarat karenanya. Orang-orang yang mengambil tanda itu bahkan bukan benar-benar manusia lagi, mereka bertindak seolah-olah mereka tidak memiliki jiwa, mereka lebih seperti binatang buas dan setan. Daging manusia berwarna abu-abu dan berpenyakitan, dan banyak yang ditutupi dengan bilur-bilur dan luka-luka yang mengeluarkan cairan hitam.

.

Dan banyak anak-anak yang di bunuh dengan cara yang mengerikan, di tembak,ada juga dengan di penggal. Terlihat begitu banyak orang yang meninggal dan begitu banyak makhluk jahat berkeliaran di atas bumi. Hal yang paling mengerikan dari penglihatan saya adalah “ didalam penglihatan itu saya melihat daging saya di makan oleh beberapa makhluk jahat karena tidak menggunakan tanda binatang. Makhluk itu sangat besar sekali dan memiliki mata yang berwarna merah darah.


Sebagian dari mahluk itu terlihat seperti manusia, namun itu bukan manusia. Makhluk itu memiliki dua taring yang sangat panjang dan tidak terlalu tajam di bagian atas mulutnya, dan sisa giginya hampir semua hilang karena sudah membusuk, tangannya cacat dan jari-jarinya dibentuk bersama dan memiliki kuku yang panjang seperti cakar. Makhluk Itu melahap daerah dada seorang pria, dan pria itu masih hidup, dia menjangkau saya, dan memohon saya untuk membantunya, dan saya tidak bisa. Saya memohon kepada Tuhan untuk membiarkan saya membantunya, tetapi saya tahu saya tidak bisa namun saya masih berusaha menjangkau dia. Kemudian makhluk vampir itu menatapku dan mencoba mendorong daging berdarah ke tenggorokanku, itu menjijikkan. Saya segera berteriak bahwa saya dicover dengan darah Yesus; dan makhluk itu, saya pikir makhluk itu perempuan, dia lari sambil menjerit.


Saya terbatuk dan bisa bernafas lega, saya tahu bahwa Tuhan menjaga saya tetap aman. Kemudian penglihatan saya berubah dan saya melihat medan perang besar yang penuh dengan mayat, itu adalah medan perang di mana peperangan antara orang percaya dan orang-orang yang mengenakan tanda binatang telah terjadi. Ada jutaan burung datang dan mereka mengambil dan memakan daging orang-orang yang telah mati. Saya melihat sebuah tank besar seperti kendaraan, mengemudi di atas orang-orang yang masih hidup, dan menghancurkan mereka sampai mati. Lalu penglihatan saya berubah lagi, dan saya melihat seluruh desa yang telah terbakar habis, dan saya melihat tulang-tulang manusia yang saling berkelahi dengan anjing-anjing makhluk jahat, saling membunuh dan memakan mereka. Kemudian saya melihat sekeliling, dan saya melihat roda air yang kepala para wanita terikat padanya. Para wanita itu telah dipenggal, dan kepala mereka diikat ke roda air oleh rambut mereka. Saya kemudian berseru kepada Tuhan dalam kesedihan dan berteriak dalam hati. Saya tidak tahan lagi. Itu terlalu mengerikan.


Jalan ke Surga dan Neraka


Penglihatan saya mulai berubah lagi, saya melihat jalan ke Surga dan Jalan ke Neraka. Jalan yang menuju ke Surga itu lurus dan sangat sempit/kecil, lebar jalan hanya cukup untuk 1orang. Jalan itu menanjak dan memiliki kemiringan yang curam, tetapi Anda dapat melihat gerbang surga di kejauhan, dan para malaikat berbaris di sisi jalan. Malaikat-malaikat ini mendukung anda, berdoa untuk anda, dan mengawasi anda. Jalannya terang dan bercahaya. Jika Anda melihat tanah di jalan setapak di depan Anda, ada banyak jejak kaki yang anda akan lihat disana; itu adalah jejak kaki orang-orang percaya yang mendahului Anda. Sementara jalan ke neraka benar-benar berlawanan. Jalannya gelap dan memiliki banyak belokan. Jalan menuju neraka itu luas, dan ada banyak orang di sana. Sebagian besar orang di jalan yang menuju ke Neraka, bahkan tidak berjalan, mereka merangkak karena beban dosa mereka terlalu berat. Sebagian besar orang bahkan tidak tahu ke mana mereka sedang pergi, karena tidak dapat melihat bahwa jalan itu berakhir di Neraka. Jalan ini menuruni bukit dan sangat besar. Hal yang benar-benar menghancurkan hati saya, dan membuat saya menangis semakin keras dari yang pernah terjadi sebelumnya di sepanjang hidup saya, adalah bahwa Yesus berjalan di jalan yang menuju  ke neraka. Dia berjalan dan mencoba untuk mendapatkan perhatian dari jiwa-jiwa yang pergi ke neraka, tetapi sangat sedikit orang yang melihatNya karena mereka memiliki selubung yang menutupi mata mereka dan hal itu membuat mereka tidak dapat melihatNya. Tetapi, ada beberapa yang mengulurkan tangan kepadaNya, namun mereka tidak bisa menyentuhNya. Ada dinding yang tidak terlihat di antara mereka dan Yesus, dan bahkan sekeras apapun mereka berusaha menyentuhnya, mereka tetap tidak dapat menyentuhNya. Saya tidak mengerti mengapa mereka tidak dapat menyentuh Yesus, lalu saya bertanya kepadaNya “ Tuhan mengapa mereka tidak dapat menyentuhMu? Lalu Yesus menjawab “mereka tidak dapat menyentuh Aku karena mereka menolak untuk bertobat! Mereka masih tetap berpegang erat kepada hal – hal dunia dan senang hidup dalam dosa-dosa mereka. Mereka tidak akan melepaskan beban (perkara dunia & dosa) mereka dan hanya memilih Aku dengan sepenuh hati, jadi Aku tidak bisa menyelamatkan mereka. Pertobatan adalah kunci yang membuka pintu yang menghalangi mereka dari Aku.”


Penglihatan saya tiba-tiba terhenti, dan saya hanya berbaring di sana menangis. Saya tidak bisa memberi tahu anda betapa sakitnya hati Tuhan, ketika Dia tidak dapat menjangkau anda, karena Anda menolak untuk bertobat. Yang diperlukan hanyalah melepaskan dosa Anda, menyerahkan dunia dan berbalik kepada-Nya, dan Dia akan menjemput anda dan menyelamatkan anda. Tetapi, begitu banyak yang menolak, dan mereka akan terbakar di neraka karenanya. Saya tidak bisa menjelaskan kepada Anda, betapa mengerikannya kehidupan mereka yang tertinggal setelah pengangkatan. Mereka akan mati demi iman mereka, dan itu akan menjadi kematian yang menyakitkan dan mengerikan. Tetapi, Tuhan berbelas kasih dan Dia sangat mencintai kita. Tolong, saya memohon kepada anda, bertobat dan kembalilah kepada Tuhan, Dia akan mengampuni anda, tetapi anda harus bertobat. Tidak ada dosa yang pantas dipertahankan yang akhirnya membawa anda masuk neraka, tidak ada kenikmatan dan keindahan juga kesenangan duniawi yang begitu besar, sehingga Anda harus meninggalkan Yesus karenanya. Akhir dari segala seuatu sudah dekat, sudah sangat dekat, waktu sangatlah berharga dan sangat sedikit. Bertobat dan kembalilah kepada Tuhan, karena waktu Tuhan adalah sekarang!.

                                                                                                                       

73 tampilan
Blazing Holy Fire Indonesia

Hubungi Kami

©2023 by Blazing Holy Fire Indonesia. 

  • Blazing Holy Fire Youtube
  • Blazing Holy Fire Indonesia Facebook