Jiwa Terhilang

Jiwa Terhilang Yang Tak Terhitung Jumlahnya Menunggu di Gerbang-Gerbang Neraka.


Pada waktu Itu adalah layanan doa Senin malam; layanan doa pada saat itu berbeda dari kebanyakan layanan doa Senin malam lainnya. Ada Pastor yang sedang berkunjung dengan putrinya yang memimpin layanan pujian akustik. Tuhan menyuruh saya menari tarian suci sepanjang waktu. Saya diserang oleh setan dan lutut saya keluar dari persendiannya tetapi saya tidak bisa berhenti menari dan Tuhan memberi saya kekuatan untuk terus bergerak. Jadi ketika tiba waktunya untuk berdoa saya merasa sangat kesakitan, berlutut membuat saya hampir menangis, tetapi saya tahu bahwa Tuhan akan menyembuhkan saya.

Tepat setelah lampu padam dan doa dimulai, saya langsung mulai menangis. Saya tidak pernah menangis seperti itu, menangis dengan berteriak, air mata jatuh, tubuh gemetar, dan menangis dengan tangisan hati yang hancur . Saya tidak tahu mengapa saya menangis seperti itu, jadi saya bertanya kepada Tuhan apakah Dia mau memberi tahu alasannya. Dia tidak hanya memberi tahu saya, Dia menunjukkan kepada saya mengapa hal itu terjadi.


Orang Hilang yang Menunggu di Gerbang-Gerbang Neraka


Tiba-tiba saya melihat begitu banyak orang dalam kerumunan, semua berdiri di sana tampak terlupakan, sedih, sakit hati, tertekan, dan kebanyakan tanpa harapan. Seluruh tempat itu gelap, tapi saya bisa melihat dan semuanya berwarna kemerahan dan hitam. Saya mulai menangis lebih keras lagi, saya bertanya dalam benak saya, "Apa yang saya lihat Bapa?" Dan dia mengatakan kepada saya bahwa yang terhilang, dan yang hancur, sedang menunggu di depan gerbang-gerbang neraka.

Kemudian garis pandang saya melebar dan saya melihat gerbang besar di mana makhluk-makhluk kegelapan yang sangat buruk menjerit dan mengguncang-gungcang gerbang Neraka. Roh-roh jahat dan monster-monster ini bersemangat untuk menyiksa dan menyerang kerumunan jiwa yang hilang yang ada di depan gerbang Neraka. Ekspresi wajah mereka seperti sedang kesakitan karena membutuhkan ekstasi, sepertinya mereka antusias dan tidak sabar untuk mendapatkan  jiwa-jiwa yang masih ada di luar gerbang Neraka. Saya belum pernah melihat begitu banyak kejahatan sekaligus; Roh-roh jahat ini tidak memiliki jiwa, mereka murni makhluk kegelapan dan sangat jahat. Mereka mengguncang-gungcang gerbang yang terbuat dari logam tersebut, menimbulkan banyak suara pada gerbang, dan menghantamkan diri pada gerbang Neraka serta berusaha untuk mencoba mengambil dan merebut jiwa-jiwa yang masih ada di luar gerbang Neraka; mereka seperti binatang buas yang berusaha melarikan diri dari kandang. Mereka tampak begitu kejam dan busuk, dan mereka sangat ingin membangkitkan rasa sakit dan hukuman pada jiwa-jiwa yang terhilang.

Kemudian penglihatan saya berubah, dan hampir berputar ke tempat yang baru seperti kamera, dan itu menunjuk pada kumpulan  jiwa. Ada begitu banyak orang, begitu banyak jiwa. Saya melihat ke kejauhan dan saya bahkan tidak bisa menemukan cakrawala, hanya terus berjalan, dan sepertinya tidak ada akhirnya kerumunan jiwa tersebut. Saya secara fisik jatuh tersungkur dan membawa jiwa saya kepada Tuhan dalam kesedihan dan hancur hati; Saya menjerit tanpa suara karena tidak ada suara duniawi yang bisa mengungkapkan kesedihan yang saya rasakan. Hati dan jiwa saya terasa seperti tercabik-cabik oleh kesedihan dan hancur hati, Tuhan telah mencurahkan perasaan tersebut kepada saya, dan Dia mengatakan kepada saya bahwa itu bahkan tidak sedikitpun sebanding dengan apa yang telah Dia tumpahkan dan rasakan untuk jiwa-jiwa yang hilang. Saya bahkan tidak bisa mengatakan dengan kata-kata betapa sakitnya hati itu, dan betapa pedihnya hati saya terhadap jiwa mereka.

Saya berbaring dengan tangan terentang sejauh mungkin dan wajah saya menempel di karpet panggung. Saya masih gemetaran dan menangis sangat keras. Saya terus bertanya kepada Yesus, "Mengapa Engkau tidak membantu mereka?", "Bapa, tolong, Engkau telah mati untuk mereka! Ambil keluarkan dan selamatkan mereka! ”Sebagian besar saya hanya berteriak bahwa ada begitu banyak. Saya berteriak mengatakan "Tidak" berkali-kali; Saya tidak bisa mengerti mengapa ada begitu banyak orang yang masuk neraka. Tetapi Dia tidak mengatakan apa-apa kepada saya, sampai saya bertanya kepadanya, “Mengapa Engkau meninggalkan mereka?” Dia menjadi marah kepada saya, dan mengatakan kepada saya dengan tegas, “Aku memperingatkan mereka semua!” Itu mengejutkan saya, bagaimana mungkin Dia telah memperingatkan mereka semua, dan tidak ada dari mereka yang berpaling kepada-Nya? Saya tidak bisa mengerti bagaimana begitu banyak orang menolak untuk mengindahkan peringatan-peringatan-Nya.


Dalam Bayangan-Nya


Kemudian penglihatan saya berubah lagi dan saya ditarik keluar dari keramaian dan naik keatas  mereka dan melihat mereka yang di bawah dari atas. Tiba-tiba sangat terang, dan saya melihat begitu banyak malaikat, dan ratusan jiwa yang diselamatkan, semuanya berkeliling membentuk lingkaran memandangi gerbang Neraka dari atas. Dan di depan saya ada Yesus, saya melihat neraka melalui tumitNya. Saya masih hancur hati, tetapi saya merasa aman. Saya bertanya kepada Tuhan di mana saya berada dan Dia memberi tahu saya, bahwa saya ada di dalam Bayangan-Nya. Itu mengejutkan saya; KeindahanNya luar biasa dan menakjubkan. Saya masih menangis secara fisik, karena saya masih bisa melihat jiwa-jiwa yang tak terhitung banyaknya di Neraka


Jangan Murtad/Kembali melakukan Dosa


Lalu tiba-tiba Dia berubah di tempat dimana kami berada, dan Dia menunjukkan kepada saya bagaimana ketika orang yang diselamatkan berdosa (melakukan dosa/melanggar perintah-perintah Bapa), mereka mulai kehilangan terang dan menjadi gelap seperti jiwa-jiwa yang hilang. Tetapi ketika mereka bertobat, Dia mengambil mereka kembali dan mengisi mereka dengan kemuliaan dan terang-Nya. Saya tidak pernah mengerti betapa banyak dosa memisahkan kita dari Bapa, ketika kita berdosa kita jatuh dari terang dan menjadi gelap dan putus asa. Namun, ketika kita sungguh-sungguh bertobat, Dia dengan mudah mengampuni kita dan membuat kita berdiri tegak. Perlawanan antara terang dan gelap tak tertandingi, tanpa Tuhan tidak ada harapan, tidak ada cahaya, tidak ada kasih, hanya ada kejahatan dan siksaan menunggu anda. Saya menangis lebih keras lagi, karena kasih dan rahmat-Nya begitu besar, ketika kita tidak pantas mendapatkan yang lebih baik daripada kematian.

Tuhan mengatakan kepada saya bahwa Dia hanya menunjukkan kepada saya salah satu dari gerbang-gerbang Neraka. Ada banyak gerbang dan pintu masuk ke neraka, tetapi hanya ada satu gerbang sempit ke Surga. Dan begitu anda masuk Neraka, tidak ada jalan keluar, kecuali Yesus sendiri yang mengambil anda. Seluruh penglihatan menghancurkan hati saya, dan membuat saya menangis bahkan menulisnya. Neraka itu tidak memiliki akhir, dan ada begitu banyak yang pergi ke sana. Tolong, Tuhan mengasihimu, bertobatlah dari dosa-dosamu dan berbaliklah kepada-Nya. Kasih-Nya tidak ada habisnya, dan pengampunan-Nya tidak memiliki batas, tetapi murka-Nya berat dan hukuman-Nya nyata.


Yesus adalah satu-satunya terang! Peluk Erat Dia hari ini!


Perbedaan antara terang dan gelap tak tertandingi, tanpa Tuhan tidak ada harapan, tidak ada cahaya, tidak ada kasih, yang ada hanyalah kejahatan dan siksaan yang menunggu Anda.


Bertobat! Ini adalah satu-satunya cara untuk mencapai Surga!


Neraka tidak memiliki akhir, dan ada begitu banyak yang pergi ke sana. Tolong, Tuhan mengasihimu, bertobatlah dari dosa-dosamu dan berbaliklah kepada-Nya. Kasih-Nya tidak ada habisnya, dan pengampunan-Nya tidak memiliki batas, tetapi murka-Nya berat dan hukuman-Nya nyata

11 tampilan
Blazing Holy Fire Indonesia

Hubungi Kami

©2023 by Blazing Holy Fire Indonesia. 

  • Blazing Holy Fire Youtube
  • Blazing Holy Fire Indonesia Facebook